Rabu, 02 Januari 2013

Stanford University

Harvard University, siapa sih diantara kita yang belum mendengar nama universitas nomor wahid didunia ini, sangat ketinggalan jauh informasi dari lingkungan anda jika belum mengenal Harvard University.
Universitas Harvard adalah universitas swasta di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat dan anggota dari Ivy League (saya tidak terlalu tahu tentang lvy league). Universitas ini merupakan salah satu universitas terbaik dunia yang mempunyai pendapatan terbesar di antara universitas-universitas di seluruh dunia (US$22,6 miliar pada tahun 2004). Wow luar biasa bukan?


Universitas harvard
       Kita ketahui alumni-alumni dari universitas harvard mempunyai tingkat kualitas pendidikan yang tinggi, sehingga sangat laris didunia kerja, bahkan ada yang sampai menciptakan teknologi-teknologi canggih yang sampai detik ini masih kita kecup manisnya. itulah selayang pandang universitas harvard. 

pada postingan ini saya tidak akan bicara panjang lebar tentang harvard university, Tapi kita akan merenungkan sebuah kisah yang diangkat dari kisah nyata yang ada didalamnya.

      Tahukah anda sebenarnya ada hal yang lebih menakjubkan lagi yang perlu anda ketahui dari harvard, ternyata Universitas Stanford didirikan karena pengusiran kepala sekolah harvard terhadap 2 orang  yang ingin menyumbangkan sebuah gedung untuk universitas nomor wahid didunia itu. Tapi mampukah mereka membangun sebuah gedung, siapa sebenarnya mereka, kenapa stanford university ada. Penasaran, bacalah kisah berikut yang dikutip dari sebuah blog teman saya yang sudah menginjakkan kakinya di USA. dan kisah ini berdasarkan fakta (Allahua'alam bissawaf)

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.
Sesampainya disana sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

“Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard”, kata pria itu lembut.

“Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat.

“Kami akan menunggu,” jawab sang Wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi, Tetapi nyatanya tidak.
Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada pemimpinnya.

“Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada Pimpinan Harvard.

Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka.Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul. Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.

Sang wanita berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. bolehkah?” tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.

Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. “Nyonya,” katanya dengan kasar, “Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.”

“Oh, bukan,” Sang wanita menjelaskan dengan cepat,

“Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.”

Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, “Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung? Kalian perlu memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.”

Untuk beberapa saat sang wanita terdiam.

Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang.

Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?”

Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan. Akhirnya Mr. dan Mrs. Leland Stanford yang merupakan raja kereta api dan gubernur California itu pun bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi dipedulikan oleh Harvard.


Stanford University
      Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS. Universitas Stanford, adalah sebuah universitas swasta yang terletak kira-kira 60 kilometer di tenggara San Francisco dan kira-kira 30 km di timur laut San Jose di wilayah Kabupaten Santa Clara yang belum diresmikan sebagai kota. Stanford terletak dekat kota Palo Alto, California, Amerika Serikat tepat di jantung Lembah Silikon baik secara geografis maupun historis. 
Universitas Stanford terletak di kampus universitas kedua terbesar di dunia, dan terdiri atas Sekolah Teknik, Hukum, Kedokteran, Pendidikan, Bisnis, Ilmu bumi, dan Humaniora serta Sains. Universitas ini mempunyai sejumlah program dan sebuah rumah sakit pendidikan selain berbagai kegiatan menjangkau ke masyarakat dan inisiatif relawan.

        Stanford secara konsisten berada dalam jajaran universitas terbaik di dunia, baik dalam hal pengajaran sekaligus penelitian. Majalah U.S. News and World Report  menempatkan Stanford pada peringkat 5 dunia untuk program sarjananya tahun 2009. Stanford juga ditempatkan pada peringkat 3 di dunia untuk universitas penelitian terbaik oleh Academic Ranking of World Universities (ARWU) tahun 2010.Pemeringkat lainnya, Times Higher Education World University Rankings, menempatkan Stanford di posisi ke-4 dunia sebagai universitas penelitian terbaik tahun 2010. Dan termasuk dalam 10 best universities sekelas dengan Harvard yang dikenal menghasilkan orang seperti pencipta Facebook, Bill Gates, tempat Obama kuliah dan lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
 
Copyright © Semuanya Gratis
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo